Minggu, 16 November 2008

Selasa, 16 September 2008

Layout-friendster

Layout alam:
/* {--friendster-layouts.com css code start--} */

/*LAYOUT BY: angel_clang108 , "River w/ Verse" */
/* LAYOUT for http://friendster-layouts.com */

/* PROFILE BACKGROUND */
body { background-image:url(http://i200.photobucket.com/albums/aa73/fs-layouts/fslybg/2008/01/verse-river/verse-river.jpg); background-attachment:fixed; background-position:center; background-repeat:no-repeat; background-color:#000000; }

/* GLOBAL FONTS */
.usercontent { font-family:Comic Sans MS, Geneva, Helvetica, sans-serif; color:#66cccc; text-transform:lowercase; }

/* GLOBAL LINKS */
.usercontent a, .usercontent a:link, .usercontent a:visited, .usercontent a:active { text-decoration:underline; color:#ffffff; }
.data a, a.more, .commonbox .viewall { font-family:Comic Sans MS, Geneva, Helvetica, sans-serif; color:#ffffff; text-transform:lowercase; }
.usercontent a:hover { text-decoration:overline; color:#336666; }

/* GLOBAL HEADERS */
.commonbox h1, .commonbox h2 { font-family:Trebuchet MS, Geneva, Arial, Helvetica, SunSans-Regular, sans-serif; color:#000000; text-transform:capitalize; background-color:transparent; }

/* GLOBAL BOXES */
.commonbox { border-width:2px; border-color:transparent; border-style:dotted; background-color:transparent; }

/* TESTIMONIALS EVEN ROW */
.commonbox .evenrow { background-color:transparent; }

/* PRIMARY PHOTO BORDER */
.controlpanel .imgblock200 { border-color:#33ccff; border-style:groove; }

/* DATA / LABELS */
.data, .controlpanel .q { color:#006699; text-transform:lowercase; }

/* BUTTONS */
#controlPanelButtons a, #controlPanelButtons a:link, #controlPanelButtons a:visited { font-family:Trebuchet MS, Geneva, Arial, Helvetica, SunSans-Regular, sans-serif; color:#ffffff; border-color:transparent; background-color:transparent; }
#controlPanelButtons a:hover { color:#000000; border-color:transparent; background-color:transparent; }

/* PHOTO BLOCKS */
.commonbox .imgblock75, .ir { border-width:2px; border-color:#33ccff; border-style:groove; background-color:#99ffff; }

/* FRIENDS NAME BG */
.commonbox .dr { background-color:transparent; }

body {cursor: url(http://www.123cursors.com/freecursors/5395.ani),default;}

/* {--friendster-layouts.com css code end--} */






Layout Anime:
/* {--friendster-layouts.com css code start--} */

/* nobody's_girl friendster profiles */

/* PAGE BACKGROUND */
body {
background-image: url(http://i200.photobucket.com/albums/aa73/fs-layouts/friendster-layouts.com/2008/08/ryoma_drive1/ryoma_drive1.jpg);
background-attachment: fixed;
background-color: #6699ff;
cursor: ;
}
/* GLOBAL FONTS */
.usercontent {
color: #000000;
}
/* GLOBAL LINKS */
.usercontent a, .usercontent a:link, .usercontent a:visited, .usercontent a:hover, .usercontent a:active {
color: #000000;
}
.usercontent a:hover {
text-decoration: none;
color: #000000;
}
/* MASTER BOXES */
.commonbox {
background-color: transparent;
}
.commonbox .evenrow {
background-color: #ffffff;
}
/* MASTER HEADERS */
.commonbox h1, .commonbox h2 {
color: #000000;
background-color: #3399ff;
}
/* CONTROL PANEL: BOX */
.controlpanel {
border-width: 2px;
border-color: #000000;
border-style: solid;
background-color: transparent;
}
/* CONTROL PANEL: USER PHOTO */
.controlpanel .imgblock200 {
border-color: transparent;
}
/* CONTROL PANEL: DATA */
.data a {
text-decoration: ;
}
/* CONTROL PANEL: MORE ABOUT ME LINK */
a.more {
color: transparent;
text-decoration: ;
}
/* CONTROL PANEL: BUTTONS */
#controlPanelButtons a, #controlPanelButtons a:link, #controlPanelButtons a:visited {
font-family: Arial, Sans-serif;
color: #ffffff;
border-color: #000000;
background-color: #6633ff;
text-decoration: ;
}
#controlPanelButtons a:hover {
font-family: Arial, Sans-serif;
color: #ffffff;
border-color: #000000;
background-color: #6699ff;
text-decoration: ;
}
/* BOX: MORE ABOUT ME */
.moreabout {
border-width: 2px;
border-color: #000000;
border-style: solid;
background-color: transparent;
}
/* BOX: MY PHOTO GALLERY */
.photos {
background-color: transparent;
}
/* BOX: MY FRIENDS */
.friends {
border-width: 2px;
border-color: #000000;
border-style: solid;
background-color: transparent;
}
/* BOX: MY VIDEOS */
.videos {
background-color: transparent;
}
/* BOX: MY GROUPS */
.groups {
background-color: transparent;
}
/* BOX: MY TESTIMONIALS */
.testimonials {
border-width: 2px;
border-color: #000000;
border-style: solid;
background-color: #0099cc;
}
/* TESTIMONIAL COMMENTS */
.testimonialscomments {
background-color: transparent;
}
/* BOX: MY SCRAPBOOK */
.scrapbook {
background-color: transparent;
}
/* BOX: FAN OF */
.fanof {
background-color: transparent;
}
/* BOX: MY FANS */
.myfans {
border-width: 2px;
border-color: #000000;
border-style: solid;
background-color: transparent;
}
/* BOX: MY REVIEWS */
.reviews {
border-width: 2px;
border-color: #000000;
border-style: solid;
background-color: transparent;
}
/* BOX: MY BLOGS */
.blogs {
border-width: 2px;
border-color: #000000;
border-style: solid;
background-color: transparent;
}
/* BOX: MY BLOG REVIEWS */
.blogsreviews {
background-color: transparent;
}

/* {--friendster-layouts.com css code end--} */

Sabtu, 26 Juli 2008

Geby Tinggal Kenangan

Misteri di balik lagu “GeBy - Tinggal Kenangan”

Ditulis oleh NgêPØpz di/pada April 30, 2008

Mungkin agak telat bicarain nih cewek, tp rasa penasaran temen-temen membuat q ingin googling aja tuk cari siapa sebenarnya si gaby ini. Akhirnya gue nemuin beberapa versi cerita yg aq rangkum semuanya disini. Mohon koreksi jika ada yg salah.. he
Versi PertamA
Ada yang bilang cewe ini bernama Ega. Ega adalah seorang vokalis Band Caramel, dia frustasi karena ditinggal Boyfriendnya, pacarnya meninggal dalam sebuah tawuran. Karena frustasi Ega mencoba bunuh diri, dia ditemukan oleh temanya dalam keadaan sekarat, dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Saat ajal mau menjelang Ega menyanyikan lagu ini dengan iringan gitar yang dimainkan sendiri, dan direkam oleh temannya. Setelah menyanyikan lagu ini Ega pun meninggal.

Cerita yang ini sedikit tidak masuk akal, karena di backsound lagu ini ada suara orang tepuk tangan, (orang lagi sekarat ko di beri applous), dan namanya orang sempat sekarat pastinya di tangannya ada jarum infus, dan mungkin diberi oksigen, jadi mana mungkin Ega bisa main gitar sendiri, dan juga suster-suster disana pasti melarang karena bisa mengganggu pasien lain.

Versi Kedua

Namanya Gaby, Dia anak SMU Blora di Madiun (katanya, tapi temen-temen aku bilang dia ank sidoarjo), dia juga anak Band khususnya vokal, sewaktu itu dia kelas 3 SMA mau menempuh ujian pastinya. Dia punya pacar anak pembalap, suka balapan motor. Nah, pada waktu masa-masa ujian itu mereka jarang komunikasi karena sibuk belajar. Tanpa diketahui Gaby, ternyata pacarnya meninggal gara-gara kecelakaan. Orang tua pacarnya maupun temen-temennya nggak mau kasih tau Gaby, takut mengganggu konsen belajarnya. Akhirnya setelah selesai ujian Gaby ke rumah pacarnya bermaksud buat ketemu, kan kangen tuh, n mau marah-marah juga cz knp setelah ujian pacarnya nggak kasih kabar. Truz pas di rumah pacarnya, Gaby kaget kok rame-rame, banyak orang baca yasin. Ibu pacarnya akhirnya kasih tau ke Gaby kalo pacarnya uda nggak ada, meninggaL! Gaby shock banget pastinya, dia stress berat! Temen dan keluarganya kasih support dia untuk bangkit. Sampai akhirnya dia berhasil menciptakan lagu itu, lagu tentang perasaan dia. Niatnya Lagu itu akan dipentaskan pas perpisahan sekolah. Tapi sayangnya .. Gaby memilih ketemu sama pacarnya, dia dikabarkan gantung diri! Itu terjadi di Tahun 2007 kemaren. Nah .. setelah itu menyebarlah Lagu-lagunya .. Dan banyak yang bilang setelah ngedengerin lagu itu banyak yg didatangi cewek cantik alias Hantunya Gaby. Katanya juga banyak kejadian-kejadian gitu sekitar bulan desember yaitu pas bulan kelahiran Gaby.

Versi Ketiga

dy tu aslinya ank bali. dy bkin lirik tu sndri. karena dy ditinggal olh kekasihnya yg meniggal dlu. pertama ceritanya, geby tu mahasiswa universitas di jogja. kejadian itu terjadi di bali kmpung halmannya. kejadian ini berlangsung tanggal 11 januari 2008 pada malam hari, waktu itu geby ma teman ne naik mobil kijang panter dy lg m jalan2 gtu dech

ternyata waktu perjalanan dy melihat sang kekasih lagi sama cewek lain lalu dy manggil kekasihnya tu, sehabis melihat kekasihnya lagi selingkuh dy ngebut pulang kerumah tmen td tanpa disdri pacar geby td ngikutin geby tp dy kehilangan dy terus dy cari sesampai dijalan yang spi dy ngebut karena dy liat mobil geby ternyata disana ada simpang jalan dsitu pacar geby mninggal kecelakaan. 2 hari kmudian geby diberitahu bahwa pacarnya telah meninggal karena kecelakaan. setelah mendengar kabar itu geby g prnah keluar dari kamar dy ngurung dri dsna. sambil nangis dy bikin lagu yang kni telah menyebar. stelah itu malam harinya dy dibujuk untuk keluar kmar olh temannya ternyata dy mw, dy diajak ke sebuah cafe dibali. distu dy cbo untuk nyanyi kan lgu buatannya td. tpi sebelum nyanyi dy minum obat yang punya dosis tinggi, dy minum semua obat tadi tanpa sepengetahuan temannya. setelah minum cy nik keta panggung. lalu dya nyanyi waktu dy tengah2 tangan geby bercucuran keringat. kan dilgunya terdengar suara senar gitar putus itu geby mulai merasa sakit didada setelah suara senar tdi lagunya selesai hanya sampai di pernah ada. lalu lagunya habis sebetulnya lagunya itu masih panjang. dan disitu terdengar suara teriakan seorng cewek itu temen geby. yang tw bahwa dya minum obat dosis tinggi. stelah itu geby jatuh dari bangku yg didudukinnya lalu dy sekarat dalam keadaan memegang gitar, dy dilarikan kerumah skit ternyta dy meninggal di jlan. jadi dy g jd dibawah kerumah sakit
Versi Keempat

Lagu ini dibuat oleh seorang vokalis dari band Caramel (Stikom Bali) yang bernama EGA. Dia ditinggalkan oleh pacarnya dan dia tidak kuat menahannya sehingga putus asa dan menyanyikan lagu ini di depan teman-temannya sebelum dia bunuh diri ke esokan harinya. Di lagu versi ini ternyata terdapat pesan khusus.. Yaitu dua kalimat :
Hayati dan Renungkan. Mungkin anda akan tersentuh dan terharu setelah mendengarkan lagu ini.

G D Em Bm

Pernah ada rasa cinta

C G Am D
Antara kita kini tinggal kenangan

G D
Ingin kulupakan

Em Bm

Semua tentang dirimu

C G Am D G

Namun tak lagi kan seperti dirimu oh bintangku
Reff :

G d Em Bm

Jauh kau pergi meninggalkan diriku

C G Am D

Disini aku merindukan dirimu

G D Em Bm

Kini ku coba mencari penggantimu

C G Am D G

Namun tak lagi kan seperti dirimu oh kekasih
Secret Words :
ku ingin memiliki nafasmu jikalau aku mati

Bisakah Aku memiliki nafasmu jikalau aku mati

Rabu, 09 Juli 2008

Profil Bintang

Nama:Mohamad Kholis Arifin
Alamat:Ngadisanan,Sambit,Ponorogo
Hobby:Sepak Bola
Sekolah: SMA N 1 Sambit
Idol:Santos Leite Kaka

Sabtu, 05 Juli 2008

Saat Nongkrong

Sampul buku versi Internasional yang menggambarkan buku tua miliki Pangeran Berdarah-Campuran yang dipergunakan Harry Potter
Sampul buku versi Internasional yang menggambarkan buku tua miliki Pangeran Berdarah-Campuran yang dipergunakan Harry Potter
Arifin Kholis sang penggila olahraga sepak bola ini ternyata suka harry Potter.....................

Voldemort dan para "Pelahap Maut"-nya secara terang-terangan melakukan kekacauan besar di seluruh negara Inggris. Cornelius Fudge didepak dari posisinya sebagai Menteri Sihir atas 'teriakan' komunitas sihir atas kesalahannya menangani masalah Voldemort ini. Ia digantikan oleh Rufus Scrimgeour sebagai Menteri Sihir yang baru. Dalam rezim yang baru ini, dibentuk struktur departemen yang baru dan Arthur Weasley mendapatkan kenaikan jabatan. Hal ini dengan segera meningkatkan kondisi finansial keluarga Weasley.

Di rumahnya di Spinner's End, Severus Snape mendapatkan kunjungan dari ibu Draco Malfoy, Narcissa dan kakaknya, Bellatrix Lestrange. Narcissa memaksa Snape melakukan Sumpah Tak-Terlanggar, agar Snape melindungi Draco dan, bila tugas Draco gagal, Snape harus menyelesaikan tugas yang diberikan oleh sang Pangeran Kegelapan.

Pada pesta memulai tahun ajaran baru, Snape diumumkan telah diangkat sebagai guru Pertahanan terhadap Ilmu Hitam yang baru, hal yang sangat mengherankan bagi kebanyakan murid Hogwarts, khususnya karena selama bertahun-tahun ia tidak berhasil mendapatkan posisi itu. Mempergunakan Harry Potter, Albus Dumbledore berhasil membujuk kawan guru lamanya, Horace Slughorn, untuk mengakhiri masa pensiunnya, dan kembali mengajar di jabatan lamanya, sebagai guru Ramuan.

Karena Slughorn hanya meminta nilai minimal "E" ("Exceed Expectations"-"Di Luar Dugaan") dalam ujian O.W.L. untuk melanjutkan ke kelas lanjutan (N.E.W.T.) Ramuan, Harry dan Ron berkesempatan untuk mendaftar di kelas itu. Slughorn meminjamkan Harry buku teks tua "Pembuatan-Ramuan Tingkat Lanjutan" yang bertuliskan nama pemiliknya, "Pangeran Berdarah Campuran". Catatan-catatan kecil dari pemilik buku yang berbakat itu membantu Harry menjadi unggul di kelas Ramuan, dan mendapatkan reputasi melebihi Hermione. Sebagai hadiah, Slughorn memberikannya hadiah sebotol kecil Felix Felicis, cairan keberuntungan.

Harry menceritakan kecurigaannya, bahwa Draco Malfoy mungkin adalah seorang Pelahap Maut, kepada Dumbledore, yang tampaknya tidak kuatir, sama seperti Ron dan Hermione. Belakangan, diketahui bahwa Dumbledore sudah menyuruh Snape untuk menyelidiki.

Sesaat ketika Ron dan Hermione tampaknya akan segera memiliki hubungan 'khusus', Ron malah mulai berkencan dengan Lavender Brown - walaupun hal ini hanya sekedar untuk membalas Hermione, yang Ron baru ketahui, dahulu pernah berciuman dengan Viktor Krum. Ron dan Hermione terus-menerus bercekcok satu sama lain hingga saat ketika Ron secara tidak sengaja meminum racun. Hermione sangat terguncang hingga ia dan Ron mengakhiri perselisihan mereka, dan Ron segera memutuskan hubungannya dengan Lavender.

Dumbledore mulai memberikan Harry pelajaran privat. Pelajaran ini berupa pengetahuan mengenai masa lalu Voldemort dan diberikan dalam bentuk memasuki kopi memori-memori orang-orang yang pernah berkaitan dengan masa lalu Voldemort ini, menggunakan alat sihir semacam baskom, Pensieve. Salah satu memori yang merupakan kopi dari memori Slughorn memiliki bagian yang hilang. Dumbledore menugasi Harry untuk mengusahakan memori itu dari Slughorn. Dibantu dengan cairan Felix Felicis, Harry akhirnya berhasil mendapatkan potongan memori itu dari Slughorn. Dumbeldore berspekulasi bahwa Voldemort telah membagi jiwanya menjadi tujuh bagian, dan menyimpan enam bagian dari jiwanya dalam "Horcrux" untuk memastikan bahwa dirinya hidup abadi, sementara bagian ketujuh tetap ada di tubuhnya. Dua Horcrux telah dihancurkan, yang pertama adalah buku harian Tom Riddle yang dihancurkan oleh Harry[HP2] dan cincin milik Marvolo Gaunt oleh Dumbledore.

Pada masa ini, Harry dan Ginny Weasley memulai hubungan cinta mereka.

Ketika Harry dan Dumbledore akan pergi untuk mencari Horcrux selanjutnya, Harry meninggalkan sisa cairan Felix Felicisnya kepada Ron, Hermione, dan Ginny, setelah ia menduga bahwa Draco Malfoy akan melakukan sesuatu lagi. Setelah dengan cepat menyuruh mereka berpatroli di koridor, Harry ber-Disapparate bersama Dumbledore ke sebuah gua rahasia tersembunyi. Untuk mendapatkan Horcrux itu (sebuah liontin kalung warisan Salazar Slytherin), kondisi Dumbledore menjadi sangat lemah akibat harus meminum semacam cairan yang melingkupi Horcrux tersebut. Mereka segera kembali ke puri Hogwarts dan menemukan Tanda Kegelapan Voldemort berpendar melayang-layang di atas Hogwarts. Mereka disergap Draco Malfoy di atas Menara Astronomi. Dumbledore memantrai Harry yang saat itu tersembunyi di bawah Jubah Gaibnya, sesaat sebelum Draco berhasil melucuti tongkat sihir Dumbledore. Draco mengakui bahwa ia telah membukakan jalan bagi para Pelahap Maut untuk memasuki Hogwarts, walaupun Dumbledore menemukan bahwa anak laki-laki yang nyata-nyata ketakutan itu telah terpaksa untuk membantu anak buah Voldemort.

Para Pelahap Maut tiba dan mendesak Draco untuk menyelesaikan misinya-membunuh Dumbledore-tetapi Draco ragu-ragu. Snape tiba; Dumbledore memohon kepada Snape, "Severus... tolong...", namun tidak jelas apa yang diminta Dumbledore kepada Snape itu. Setelah itu, tiba-tiba Snape membunuh Dumbledore dengan kutukan pembunuh Avada Kedavra. Kekuatan kutukan itu melemparkan Dumbledore melampaui tembok menara. Tewasnya Dumbledore, menyebabkan manteranya yang menahan Harry terangkat. Harry terbebaskan dan mengejar Snape. Keduanya berduel singkat, Snape memperkenalkan dirinya sebagai sang Pangeran Berdarah-Campuran, dan berdua dengan Malfoy, Snape berhasil meloloskan diri melalui gerbang Hogwarts.

Harry menemukan Horcrux liontin kalung di tubuh Dumbledore dan mendapati bahwa itu adalah Horcrux palsu. Di liontin itu, di tempat untuk meletakkan foto, ditemukan secarik perkamen dengan catatan yang menyebut penulisnya dengan inisial "R.A.B.". Horcrux yang asli telah dicurinya dan akan dihancurkan dengan harapan bahwa saat Voldemort bertemu tandingannya, Voldemort "sudah jadi orang biasa lagi, yang bisa mati".

Tahun ajaran berakhir suram dengan pemakaman Dumbledore. Profesor McGonagall, Wakil Kepala Sekolah, menjadi Kepala Sekolah sementara, sementara sekolah mungkin akan ditutup selanjutnya. Bagaimanapun juga, Harry telah memutuskan untuk meninggalkan sekolahnya di Hogwarts untuk mencari sisa Horcrux lainnya. Ron dan Hermione berjanji untuk menyertai Harry. Harry memutuskan hubungannya dengan Ginny untuk melindungi Ginny dari Voldemort. Selama beberapa bulan yang akan datang, Harry akan tetap tinggal bersama keluarga Dursley, memenuhi keinginan Dumbledore. Kemudian, ketiga sahabat itu akan memulai misi mereka, setelah mereka menghadiri satu peristiwa bahagia terlebih dahulu-pernikahan Bill Weasley dan Fleur Delacour.

Tentang Aku

Name:Mohamad Kholis Arifin
Hmmmmm kholis,... memasuki umur 17 tahun di mana ia mencapai umur kedewasaan secara dunia sihir. Sebelum berumur 17 tahun, Harry masih terlindung dari Voldemort selama ia tinggal di rumah keluarga Dursley yang memiliki pertalian darah dengannya. Dengan memasuki umur kedewasaannya, mantera itu akan terangkat dengan sendirinya dan mengharuskan Harry untuk melindungi dirinya sendiri.

Atas informasi dari Severus Snape, Lord Voldemort dan para pengikutnya mengetahui informasi mengenai akan terangkatnya mantera perlindungan ini dan berencana untuk menyergap Harry ketika ia akan meninggalkan rumah keluarga Dursley. Voldemort juga sedang mencari tongkat sihir baru yang dapat mengatasi tongkat sihir Harry. Sesaat sebelum mantera perlindungan Harry berakhir, keluarga Dursley diamankan ke tempat yang dirahasiakan, dan beberapa anggota Orde Phoenix tiba untuk mengawal Harry ke tempat yang aman. Enam orang menyamar sebagai Harry, tapi Harry yang asli ketahuan dalam perjalanan dan diserang oleh Voldemort dan para Pelahap Mautnya. Harry berhasil melarikan diri ke rumah keluarga Weasley, the Burrow, tapi Hedwig dan Mad-Eye Moody terbunuh dalam pertempuran.

Beberapa hari kemudian, Menteri Sihir Rufus Scrimgeour tiba di kediaman Weasley dan memberikan warisan Dumbledore untuk mereka: Deluminator untuk Ron (alat seperti korek api yang dapat memadamkan/menyalakan cahaya); buku mengenai kisah anak-anak sihir untuk Hermione; dan untuk Harry, pedang Godric Gryffindor dan Snitch pertama yang ditangkap Harry dalam pertandingan Quidditch pertamanya. Namun demikian, pedang Gryffindor ditahan oleh Menteri Sihir, karena kementerian berpendapat bahwa pedang tersebut bukanlah milik Dumbledore. Belakangan, dari Snitch itu muncul sebuah petunjuk yang ditulis oleh Dumbledore: "Aku membuka pada penutup" (bahasa Inggris: "I open at the close"). Walaupun ketiganya belum dapat mengetahui mengapa Dumbledore meninggalkan masing-masing mereka benda-benda tersebut, mereka mempercayai bahwa benda-benda itu dimaksudkan entah bagaimana untuk membantu mereka menemukan horcrux-horcrux Voldemort.

Saya penggemar Harry Potter